Perencanaan dan Tuhan (Amsal 19: 21, Filipi 4:13)

✍Sebelum mengambil suatu keputusan yang menggiurkan atau tujuan akan suatu hal, kita perlu bertanya sejenak pada Tuhan. Saat ada hal yang kita rasa akan memberi keuntungan, insting kita adalah mengejarnya. Sampai kita sudah capek-capek menginvestasikan waktu, tenaga, dan pikiran, lalu barulah kita sadar itu adalah pengejaran yang salah.
👶Membicarakan segala keputusan yang akan diambil akan berguna karena Ia akan menerangi pikiran kita supaya bisa melihat dari sudut pandang Tuhan, lalu menyelaraskan dengan pandangan itu. Pengejaran yang tujuannya menyenangkan Tuhan. Hasilnya jauh melampaui yang kita kira, yaitu hubungan yang mendalam dengan Tuhan. Setelah tujuan tercapai, jangan lupa mengucap syukur dan bersukacita bahwa apa yang dicapai itu kita capai bersama dengan Tuhan Yesus.

Happy weekend😃😃 GBU

Tuhan yang mengagumkan

(Lukas 12:1-12)

Siapakah yg mampu menghitung banyaknya rambut di kepala kita? Jawabnya ‘hanya Tuhan’. Yaa hanya Tuhan yang mampu, dan Dia mengetahui jumlah rambut kita dengan tepat. Tuhan gak akan pernah membiarkan sehelai rambut terjatuh dari kepala kita tanpa seizinnya!

Tuhan pun berkata bahwa burung pipit yang berharga murah pun tak dilupakanNya. Sungguh Tuhan yang mengagumkan! Rambut di kepala kita tak luput dari perhatianNya, begitu pula burung pipit. Apalagi kita, bagaimana mungkin dia menarik tangan Nya saat kita memerlukan pertolongan? Atau menutup telinga Nya saat kita merintih? Tuhan gak akan melupakan kita!

Dia yang mengagumkan itu, Dia yang sangat mengasihi kita, Dia yang gak akan pernah melupakan kita, dan Dia menjaga kita seperti ‘biji mata Nya’.

Selamat pagi. Semangat beraktivitas. Tuhan memberkati😇😊

 

1 Raja-Raja 12:1-7, 12:17

💙Sebagai orang muda, terlebih seorang pemimpin, kita kerap kali dihadapkan dengan berbagai permasalahan hidup dan berbagai pilihan penyelesaiannya. Disinilah kita dituntut agar kita mampu menyelesaikan permasalahan itu dengan bijak dan sesuai dengan kehendak Tuhan. Kita membutuhkan nasihat dari orang-orang tua (berpengalaman) agar mendapat pencerahan dalam menyelesaikannya.

💙Orang tua yang BERHIKMAT memang mempunyai banyak pelajaran hidup yang dapat diajarkannya kepada kita.

💙Kita semua membutuhkan nasihat dari orang-orang yang mempunyai pengalaman bertahun-tahun, terutama mereka yang telah berjalan bersama Tuhan dan menaati perintah serta nasihatNya. Alangkah banyaknya pengalaman bersama Tuhan yang dapat mereka bagikan kepada kita. Datangilah mereka dan dengarkan baik baik segala hikmat yang mereka bagikan.

😇💙💙Untuk menghindari kesalahan di masa muda, perhatikanlah hikmat dari orang-orang yang lebih tua💙💙😇

Selamat pagi Semua 😀😊 Tuhan Yesus memberkati 😇😇

Kasih Karunia

Syalom PMK FK dan kakak-kakak alumni PMKK
💄Kasih karunia Tuhan adalah cukup dan selalu baru bagi kita, tapi kecukupan kasih itu hanya untuk sehari demi sehari. Namun, pikiran kita sering dipenuhi dengan kekhawatiran hari-hari ke depan atau mungkin penyesalan akan hari-hari yang lalu, sehingga seluruh kecukupan kasih karunia dan berkat itu tidak kita perhatikan. Kecenderungan kita adalah untuk berusaha keras memenuhi kebutuhan diri.
💄Kristus ingin kita belajar beristirahat dalam Kecukupan-Nya dan bergantung pada Dia. Hadiratnya selalu ada bersama kita dan menyediakan segala sesuatu yang kita butuhkan. Bagian kita adalah mengenali kebutuhan kita dan menerima tawaran pertolongan Tuhan dalam tiap momen hidup kita.
“Jangan khawatir akan hari esok, karena kecukupan-Ku adalah untuk sehari – HARI INI”

(2 Korintus 12:9, Matius 6:34)

Tuhan memberkati 🙂

SEPERTI ANAK KECIL

Syalom MKFK dan kakak-kakak alumni PMKK

Semoga semakin terberkati dan memberkati ya:))

Pernah gak sih kamu melihat anak kecil menunjukkan kebahagiaannya lewat nyanyian atau tarian? Anak kecil itu terlihat sangat bahagia.

Saat memikirkan pertanyaan ini, saya teringat kepada satu cerita di dalam Alkitab. Ketika itu orang-orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus tetapi murid-murid Nya memarahi mereka. Yesus melihat kejadian tersebut lalu balik memarahi murid-murid. Yesus memeluk anak-anak kecil itu dan memberkatinya. (Markus 10:13-16)

Walaupun kita sudah bertumbuh dewasa dan melepaskan sifat kekanak-kanakan, tidak seharusnya kita kehilangan perasaan sukacita, kagum, terutama dalam hubungan kita dengan Kristus. Dalam perikop ini Tuhan mengacu pada sifat serupa kanak-kanak yang membuat kita bersedia menerima Kristus- tidak hanya perasaan sukacita, kagum, tetapi juga ketulusan, ketergantungan, kepercayaan, dan kerendahan hati.

Sama seperti anak kecil yang mengekspresikan kebahagiaannya dengan menari dan menyanyi, begitu juga selayaknya kita mengekspresikan kebahagiaan kita dengan mengucap syukur, menaikkan lagu pujian, dan hal lain yang menyenangkan Nya.

Tuhan menantikan kita datang dan berserah kepada Nya dengan sifat serupa kanak-kanak.

Tuhan memberkati study, pekerjaan, dan pelayanan kita~