Warta PJS Jumat, 11 Maret 2016 Catch Up With Jesus

Warta PMKK

PJS – 11 Maret 2016Catch Up With Jesus

Visi PMKK :
Dokter Kristen yang memiliki Integritas, Profesionalisme, serta Pengabdian yang tinggi dengan motivasi yang benar dalam mewujudkan Misi Allah bagi dunia

Misi PMKK :
Penginjilan, Pemuridan, Pelipatgandaan, Pengutusan

Herlina Dini Nugraheni
Phone : 0857 4089 3800 /  Email : herlinadininugraheni@yahoo.co.id
Rekening PMKK Bank Mandiri a.n Prasarita 1350007348178

Facebook: PMK Kedokteran Undip / Twitter: @PMKK_undip / Instagram: pmkk_fkundip / Web: pmkkundip.org

 

RENUNGAN

Catch Up With Jesus

“duh, aku uda telat nih ke sekolah jadi gak usah dulu deh saat teduh dan doanya hari ini, ntar malah gak boleh masuk kelas lagi”

“duh aku lagi banyak tugas, absen doa dulu deh, Tuhan juga ngertiin kok”

“duh, masih ngantuk nih, kemarin tidur malem, hari ini gak usah ke gereja deh”

dll…

Taukah kamu kalo ada 1 pribadi yang selalu rindu sama kamu? Yang selalu sayang sama kamu walaupun kamu pernah mengabaikan-Nya? Yang selalu jagain kamu? Yang selalu setia nunggu kamu?

Dialah Tuhan Yesus..

Mungkin kita MKFK sibuk dalam kuliah, tugas, praktikum dan sebagainya sehingga Hubungan Pribadi dengan Tuhan sering bolong dan jarang berkomunikasi dengan Tuhan.

Ketika kita sibuk dengan aktivitas kita. Tuhan selalu melihat dan menunggu. Menunggu kita datang dan berbicara dengan-Nya. Selama apapun itu karena DIA sayang kepada kita, anak-anak-Nya.

“Catch Up” adalah bahasa yang digunakan saat 2 orang sudah lama tidak bertemu lalu bertemu dan mengupdate info tentang kehidupannya dan tentang keadaannya terkini. Nah, Tuhan ingin selalu kita untuk “Catch Up” dengan-Nya sehingga kita memiliki kerinduan untuk bertemu dengan Tuhan dan mengembalikan Hubungan Pribadi dengan Tuhan serta mengalami pemulihan.

Sibuk boleh tetapi jangan sampai kesibukan kita membuat kita melupakan waktu untuk Tuhan. Let’s catch up with Jesus. God bless ❤

Pokok Doa

  1. Pembicara dan firman Tuhan yang telah disampaikan
  2. Bangsa Indonesia dan pemerintahan, Semarang dan kota asal masing-masing beserta pemimpinnya
  3. Dekan, pembantu dekan, dosen, staf dan administrasi
  4. Persiapan MPP
  5. Persiapan Paskah 2016
  6. KTB di FK Undip
  7. Hasil Utm modul 2.1, 4.1, 6.1 dan persiapan UAM
  8. Persiapan IMO
  9. IPE 2013
  10. Panum 2012
  11. pengerjaan penelitian KTI 2012, 2013
  12. Ujian stase dan kelancaran coass tiap stasenya
  13. PERANG dan Persekutuan coass, integritas
  14. Kesehatian, kesehatan, pelayanan, kegiatan MKFK
  15. Kesehatan Keluarga
  16. Teman-teman yang berulangtahun minggu ini
  17. HPDT MK FK

Infomed

Dokter Residen Harus Mendapat Insentif

YOGYAKARTA, KOMPAS — Peserta pendidikan dokter spesialis dan subspesialis yang menjalani kerja praktik di rumah sakit harus mendapat insentif.
Peserta pendidikan dokter spesialis dan subspesialis tidak boleh dianggap hanya sebagai mahasiswa yang menjalani proses pendidikan, tetapi juga sebagai pekerja yang mendukung pelayanan kesehatan di rumah sakit.
“Undang-undang sudah tegas menyatakan mereka harus mendapat insentif dan mendapat hak untuk istirahat,” kata Guru Besar Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Laksono Trisnantoro, dalam seminar “Peran Perhimpunan Profesi dalam Memperjuangkan Residen dan Fellow dalam Proses Pendidikan”, Jumat (4/3/2016), di Yogyakarta.
Dalam dunia kedokteran, peserta pendidikan dokter spesialis kerap disebut sebagai residen, sementara peserta pendidikan dokter subspesialis disebut sebagai fellow. Para peserta pendidikan itu berasal dari lulusan pendidikan dokter di universitas dan sudah menyandang gelar sebagai dokter.
Pasal 31 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2013 tentang Pendidikan Dokter menyatakan, mahasiswa program dokter spesialis dan subspesialis yang bekerja di rumah sakit pendidikan dan wahana pendidikan kedokteran harus mendapat insentif. Pasal itu juga menyatakan, residen dan fellow harus mendapat waktu istirahat.
Meski demikian, Laksono mengungkapkan, selama ini, pemberian insentif untuk residen dan fellow belum dilakukan di semua rumah sakit. Sebagian rumah sakit memang memberi insentif, sedangkan sebagian lain belum memberi.
“Selain itu, belum ada standar dalam pemberian insentif untuk residen dan fellow di Indonesia. Jam kerja untuk residen juga belum diatur secara baku,” katanya.
Dia menambahkan, selama ini, residen dan fellow masih dianggap hanya sebagai mahasiswa atau peserta didik, bukan pekerja. Padahal, faktanya, mereka kerap menjadi tulang punggung pelayanan kesehatan di rumah sakit. Karena itu, mereka seharusnya mendapat hak-hak yang didapat oleh pekerja pada umumnya, misalnya insentif dan waktu istirahat yang cukup.
“Pemberian insentif dan jam istirahat penting untuk menjamin kualitas pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien,” kata Laksono.
Pengurus Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia, Ova Emilia, mengatakan, pihaknya mendukung pemberian insentif kepada residen dan fellow. Selain merupakan amanat undang-undang, pemberian insentif juga akan mendorong residen dan fellow meningkatkan kinerja.
“Insentif itu tidak hanya akan membuat seorang residen dan fellow bisa meraih kompetensi yang diharapkan, tetapi juga membuat mereka memiliki tanggung jawab moral saat memberi pelayanan,” ujar Ova.(Kompas/Haris Firdaus)

 

Petugas PJS Jumat, 18 Maret 2016,Mengetahui Kehendak Allah

 

WL Winadi 2013 PJ Latihan Theri 2013 Usher KTB Sari 2012
Gloria 2013 PJ Hari H Rami 2013 PJ Konsumsi 2013
Pemusik Theo 2014 (G) Operator Sanjaya 2014 Doa Syafaat KTB Caca 2008
Jeje 2013 (G) Renungan Tania 2013
Yoga 2013 (C)

 

 

HAPPY BIRTHDAY !!!!!!!

Devina Dea                                                                                                                         8   Maret

Alfredo                                                                                                                                 10 Maret

Mona Galatia M.                                                                                                              11 Maret

 

Galau? Frustasi? Pengen curhat? (Dept P&K PMKK)

Bisa SMS ke 082221065156

 

Rindu di doakan? (Dept. Doa PMKK)

Bisa SMS ke 081328946771
Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.

1 Korintus 13:13

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s