- Hubungan pribadi alumni dengan Tuhan supaya tetap terjaga
- Motivasi hati para alumni untuk terus melayani
- Pekerjaan para alumni supaya terus menjadi berkat
- Untuk dokter yang sedang PPDS, agar dberikan kelancaran dalam menyelesaikan studi
- Untuk kehidupan rumah tangga alumni supaya tetap harmonis dalam Tuhan, dan bagi yang masih bergumul pasangan hidup supaya Tuhan tepatkan
- Untuk gathering alumni selanjutnya supaya Tuhan beri dan tepatkan waktu, tempat yang terbaik supaya dapat berkumpul
- Berdoa untuk dokter-dokter di seluruh indonesia, supaya diberi kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas, semua dalam cover proteksi perlindungan Tuhan
- Untuk kesehatan para alumni supaya trus Tuhan jagai.
Penulis: PMK FK Undip
Pokok Doa Alumni Bulan November 2015

Gereja Kristen Mula-Mula
Shalom keluarga besar PMKK. Nama saya Theophilus Sabda Kawehedo dari PMKK angkatan 2014. Asal kota saya Semarang dan asal SMA di SMA Kristen TriTunggal. Kenapa saya memilih masuk FK? Karena sudah visi dan punya misi penginjilan melalui profesi dokter. Melalui profesi ini sangat memudahkan untuk menjangkau setiap orang. Kenapa FK UNDIP? Sebenernya kalau dipikir-pikir jg ga harus di Undip, tapi juga sudah visi, maka saya hidupi dan jalankan. Sebelumnya saya coba masuk lewat tes SBMPTN 2013 tapi tidak lolos dan coba lagi tes SBMPTN 2014 karena anugrah Tuhan bisa tembus masuk. Bisa masuk FK Undip sangat bersyukur walau tertunda setahun tuk Tuhan bentuk aku jadi pribadi yang lebih rajin belajar dan lebih dewasa pemikirannya. Kalau memang sudah visi dari awal toh harus dijalani dan diperjuangkan, masalah gimana jadinya ya percaya aja pada Tuhan.
Suatu keberuntungan bagi saya dan juga sebuah rencana yang indah bagi Tuhan saya bertemu dengan PMKK di FK Undip. Menurutku PMKK itu keluargaku yang Tuhan sediakan tuk saya bertumbuh, belajar, dan bahkan mungkin akan bekerja bersama-sama nantinya dalam pelayanan juga. Mulai dari bentuk yang terkecil tuh KTB dengan kak Yosia (2013) sebagai kakak KTB dan David (2014) saudaraku, disini tempat kami bisa berbagi hidup dan bukan sekedar materi KTB. PMKK14 sebagai bentuk keluarga yang lebih besar lagi dan suatu anugrah bagi saya karna akhirnya doa saya dari dulu sekolah terkabul, menemukan orang-orang yang se-visi dan punya semangat yang sama di dalam Tuhan.
Pengalaman bersama Tuhan di PMKK sangat banyak bagi saya dan yang ingin saya bagikan disini mungkin adalah bentuk yang terlihat paling sederhana namun bagi saya adalah pembelajaran dan berkat yang paling luar biasa. Jadi sebelumnya saya bercerita sedikit tentang latar belakang dari apa yang akan saya share.
Saya bersekolah dari TK sampai SMA di sekolah swasta yayasan kristen. Memang yayasan kristen dan mayoritas orang-orang kristen, tetapi berbeda sekali dengan kristen yang saya rasakan di PMKK. Memang baik untuk pertumbuhan dan pembelajaran kristen mula-mula, namun saat beranjak ke SMA mulalah terasa dan terpikirkan. Padahal mayoritas kristen tetapi untuk kehidupan kekristenan sangat amat langka. Mau berbuat baik sesuai alkitab justru ada cemooh dan sindiran yang bahkan bisa membuat iman kristen pun “ciut”. Terpikirlah untuk membuat persekutuan doa di sekolah dan mengajukan proposal ini itu tuk dibentuk persekutuan doa yang resmi. Disetujui oleh semua pihak yang berwenang, namun tidak berjalan baik karena sulit sekali mengumpulkannya. Satu saja doaku yang terus kupergumulkan selama SMA, “ Tuhan, aku butuh komunitas tuk aku bisa bertumbuh, aku pengen banget ada keluarga yang punya semangat dan gairah yang sama tuk bersekutu”.
Itu sekilas tentang latar belakang. Terasa sangat berbeda saat masuk di FK Undip. Sekarang di sini orang-orang kristen minoritas, tetapi persekutuan yang ada di sini sangat nikmat. Persekutuan PMKK ini mencerminkan bagaimana gereja Kristus mula-mula. KTB bener-bener berjalan dan memang proker dari PMKK. Skalipun begitu, KTB ga sekedar proker namun keluarga kecil yang buatku sendiri tempat yang baik tuk bertumbuh, bercerita, bermain dan hidup berdampingan. Dari PMKK’14 juga tidak sedikit aku dapati yang memang sevisi dan juga semisi. Sangat memuaskan bagi saya karena ini yang memang saya minta dari Tuhan. Saya baru benar-benar paham sekarang bagaimana itu gereja yang am, dan PMKK ini adalah cerminan yang sangat tepat menurut saya. Perlu disadari bahwa persekutuan yang kita miliki ini merupakan berkat yang Tuhan sediakan.
Berada di PMKK adalah sebuah pengalaman terindah saya bersama Tuhan, dan begitu juga seluruh perjalanan dan pelayanan di PMKK. Yang saya bagikan memang sederhana namun saya yakin setiap kita paham lebih dari yang sekedar saya tuliskan disini karena kita sama-sama merasakan PMKK dari seluruh angkatan. Saya cantumkan ayat yang mendasari sharing ini:
“Kalian kuat, karena kalian bersatu dengan Kristus.
Dan kalian terhibur karena Kristus mengasihimu!
Kalian dibimbing Roh Allah, dan kalian juga saling mengasihi serta menaruh belas kasihan satu sama lain”
(Filipi 2:1)
Semangat dalam pekerjaan dan pelayanan .
semangat dalam persekutuan angkatan.
Jesus Loves Us
“Pergunakanlah Waktu Yang Ada” (Sharing PD-Coass)
Oleh : Mejestha – PMKK 2012

Kali ini saya ingin sharing tentang PD coass, yaitu pembekalan dan persekutuan doa yang diperuntukkan bagi kakak-kakak yang sesaat lagi akan memasuki dunia coass. Di sini, saya memfokuskan pada PD coass yang kedua, karena ada tiga kali PD coass yang dilaksanakan nantinya. Awalnya, kami khawatir menentukan tanggal untuk persekutuan ini, terutama untuk PD coass yang kedua, karena jadwal kakak-kakak 2011 yang belum pasti. Tetapi, puji Tuhan, dari Departemen Misi dan P&K akhirnya dapat menentukan tanggal yang tepat, yang harapannya semua kakak-kakak bisa ikut hadir di persekutuan ini, mengingat pada PD coass yang pertama, hanya sedikit kakak-kakak yang hadir. Namun, semua hal yang terjadi tetap perlu disyukuri.
Banyak pergumulan yang dirasakan Departemen Misi dan P&K dalam melaksanakan PD coass ini. Mulai dari takut kakak-kakak yang datang sedikit, pembicara, hingga waktu dan tempat. Namun, sekali lagi, Tuhan menunjukkan rencana-Nya yang luar biasa. Saat itu, satu per satu kakak-kakak datang. Kak Abba yang menjadi pembicara, bisa meluangkan waktunya di sela kesibukannya di rumah sakit, hingga kami harus melaksanakan PD coass di RS Columbia pada waktu itu. Banyak hal yang kami takutkan terjadi, tetapi Tuhan mengubah ketakutan kami dengan cara-Nya sendiri untuk kami bisa melakukan pelayanan ini.
Selain bagaimana Tuhan bekerja dalam melaksanakan pelayanan kami di PD coass ini, saya juga ingin membagikan Firman yang boleh saya dengarkan saat PD coass waktu itu. Saya dihentakkan kembali oleh Tuhan tentang waktu. Bagaimana waktu begitu penting dalam hidup walaupun diberikan secara cuma-cuma. Banyak hal yang mau dikerjakan tetapi waktu tidak akan pernah bertambah. Hal ini membuat kita perlu menyusun prioritas agar waktu yang dianugerahkan Tuhan dapat dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan. Di dalamnya, kita perlu bijaksana dalam menentukan prioritas: HPDT, KTB, persekutuan, pelayanan, studi, atau keluarga.
Rasul Paulus membahas dalam Efesus 5:1-16, bagaimana di dalam hidup menjadi anak terang, kita perlu mempergunakan waktu yang ada seperti orang arif, bukan seperti orang bebal karena hari-hari ini adalah jahat. Oleh karenanya, perhatikan bagaimana kita hidup. Apakah sudah berkenan di hadapan Tuhan? Apa kita masih mengikuti arus dunia yang jahat? Atau apakah kita masih membuang-buang waktu untuk sesuatu yang kurang berdampak bagi orang di sekitar kita?
‘’, di sini Paulus mau menegaskan bahwa kehidupan ini fana dan akan berakhir sampai dimana kita tidak bisa melakukan apapun lagi dan tinggal mempertanggungjawabkan apa yang kita lakukan di hadapan Tuhan.
Begitu pula dengan profesi kita sebagai dokter nantinya. Akan ada banyak tugas dan tanggung jawab yang besar yang tak jarang berhubungan dengan nyawa seseorang. Dari sinilah, kita diajar untuk mencoba menghargai waktu. Bukan hanya pada saat kita jadi dokter nantinya, tetapi bisa dimulai dari sekarang. Teruntuk kakak-kakak yang mau menempuh dunia coass, waktu yang ada mungkin tidak cukup untuk bikin tugas, jaga, waktu untuk tidur dan bersantai, serta waktu untuk Tuhan yang kadang menjadi prioritas kita paling akhir. Namun, kita jangan mau diperdaya oleh ‘hari-hari yang jahat’. Biarlah Tuhan yang jadi prioritas utama kita. Karena dengan Tuhan yang berkuasa penuh atas hidup kita, segala hal yang kita kerjakan dalam waktu yang terbatas ini akan dapat terjadi dengan cara-Nya yang luar biasa.
Semoga bermanfaat. Tuhan memberkati.
Liputan Pembekalan CPKTB (Calon Pemimpin KTB)
Oleh : Kevin Andersen – PMKK 2013
Pembekalan CPKTB (Calon Pemimpin KTB) merupakan salah satu program kerja dari departemen KTB PMKK FK UNDIP yang bertujuan untuk membekali CPKTB dengan materi-materi yang menunjang dirinya untuk menjadi PKTB kelak. Hal ini sangat penting, karena nantinya seorang PKTB akan menjadi kakak rohani yang membimbing adik-adiknya untuk bertumbuh bersama, dan secara tidak langsung adik tersebut juga akan meneladani hidup kakaknya. Oleh karena itu, seperti halnya seorang professional harus mempunyai kompetensi tertentu untuk melaksanakan pekerjaannya, demikian juga seorang PKTB. Jika seorang PKTB tidak dibekali pengetahuan tentang dasar-dasar iman Kristen, dinamika kelompok kecil ataupun hal dasar lain tentang KTB, maka dikhawatirkan individu tersebut menjadi kurang kompeten sebagai seorang PKTB dan bahkan mungkin dapat menyesatkan adik-adik rohaninya.
Untuk pembekalan CPKTB semester ini, awalnya kami berencana untuk membaginya menjadi 2 sesi. Sesi pertama tentang pengetahuan dasar seorang CPKTB (Filosofi KTB, Cara memulai KTB, Kurikulum KTB, Managemen KTB) bergabung dengan PMKS (Persekutuan Mahasiswa Kristen Semarang), yang bekerja sama dengan staf Perkantas (Persekutuan Kristen Antar Universitas). Sedangkan untuk sesi kedua membahas tentang bahan tambahan KTB yang disesuaikan dengan kondisi di Fakultas Kedokteran sendiri. Akan tetapi, karena satu dan lain hal, kami memutuskan untuk membaginya menjadi 7 sesi kecil yang masing-masing berdurasi + 1 jam. 4 sesi pertama membahas tentang pengetahuan dasar seorang CPKTB, 2 sesi selanjutnya dipakai untuk training Pendalaman Alkitab (PA), sedangkan 1 sesi lagi digunakan untuk membahas tentang bahan tambahan KTB yang disesuaikan dengan keadaan di FK.
Dengan diadakan kegiatan seperti ini, kami berharap bahwa setiap mahasiswa Kristen yang ingin menjadi CPKTB semakin diyakinkan dalam menjalani panggilan sebagai PKTB, serta mendapatkan pembekalan yang cukup, sehingga nantinya PKTB boleh lebih siap dalam menjalani KTB dengan adik rohaninya. Dengan tercapainya hal ini, kami dari departemen KTB juga berharap bahwa KTB di PMKK FK UNDIP boleh menjadi lebih baik lagi, bukan hanya menjadi pribadi yang tinggi ilmu, namun juga tinggi iman, dan harapannya setiap kelompok KTB yang terbentuk bukan hanya sekedar kelompok yang setiap minggu belajar tentang firman Tuhan, akan tetapi juga dapat terjalin relasi yang erat, baik antar saudara KTB, maupun PKTB dengan adiknya, sehingga KTB tersebut tidak hanya terbatas pada saat kuliah saja, akan tetapi boleh berlanjut, bahkan sampai seumur hidup.






