Cikal Bakal Komunitas PMKK (sharing oleh Pendiri PMKK – dr.Sudiro)

Syalooom para Alumni dan adik-adik PMKK semua, di sini kami sedang bertemu dengan salah satu pendiri PMKK yaitu dr. Sudiro. Berikut ini sepenggal kisah dan sharing dari beliau. Mari kita simak yuk…

SELAMAT SIANG KAKAK, BISA DICERITAKAN SEDIKIT BAGAIMANA AWAL BISA TERBENTUK KOMUNITAS PMKK?

Iya, selamat siang juga adik-adik, jadi dulu ada beberapa mahasiswa Kristen di kedokteran yaitu dr. Purwanto, dr. Agus Priyatno, dan termasuk saya yang awalnya kami mengikuti training kepemimpinan, dari training itulah yang akhirnya memunculkan kerinduan di hati kami untuk membentuk sebuah komunitas Kristen di fakultas kedokteran, kami rindu setiap mahasiswa Kristen tidak berdiri sendiri-sendiri tetapi bisa sama-sama saling bersekutu dan menguatkan satu sama lain di dalam Tuhan. Setelah kami sepakat untuk membentuk komunitas ini, maka saya yang mengusulkan nama PMKK yaitu Persekutuan Mahasiswa Kristen Kedokteran. Setelah komunitas ini terbentuk, kemudian kami menunjuk dr. Agus Priyatno untuk menjadi ketua PMKK yang pertama karena saya dan dr. Purwanto waktu itu sudah hampir lulus dari kedokteran sehingga kami hanya menjadi pelopor atau inisiator saja. Kami mulai mengadakan persekutuan rutin dari rumah ke rumah dan bersyukur makin banyak mahasiswa kristen kedokteran yang ikut bersama di PMKK. PMKK itu seperti sebuah keluarga, walaupun dari berbagai angkatan waktu itu, tapi kami dekat satu sama lain dan saling menguatkan. Sampai pada akhirnya kami memberanikan diri untuk maju ke Dekan untuk meminjam ruangan di kampus untuk kami persekutuan. Akhirnya kami mendapatkan ruang sidang dekanat untuk kami gunakan untuk persekutuan gabungan yang diberi nama PU atau Persekutuan Umum.

KESAN DAN PESAN KAKAK UNTUK ADIK-ADIK YANG MASIH ADA DI PMKK? Baca lebih lanjut

Apa Itu PD ALUMNI ?

Syalom kakak-kakak alumni dan adik-adik PMKK yang saya sayangi tentunya. Di sini saya dr.Fransiska selaku ketua pengurus PMKK Alumni akan membagikan sharing sedikit tentang Persekutuan Doa Alumni.

APA ITU PD ALUMNI?
Jadi PD Alumni adalah persekutuan doa yang isinya adalah alumni-alumni PMKK. Kerinduan terbentuknya PD Alumni awalnya ketika bulan Juni kemarin kami pengurus PMKK Alumni mengadakan Gathering Alumni, dari situlah beberapa alumni berkumpul dan kami punya kerinduan untuk mengadakan persekutuan yang rutin setiap bulan dan kami namakan PD Alumni. Pada awalnya kami mengadakan PD ini di kota Semarang, karena memang menjadi tempat dimana PMKK itu berada, sekaligus cukup banyak alumni yang masih ada di kota ini. Tetapi untuk rencana ke depan kami rindu bisa mengadakan juga di kota-kota lain di Indonesia. Baca lebih lanjut

Eye Of The Storm As A Chance To Have Peace

“If you’ve got them by the balls their hearts and minds will follow”
-John Wayne-

Mind will tell you about what you should do, heart will tell you what you are going to do. Have you ever heard those words? I am sure you have. If you believe those words, I am sure you are in confusion because you have to make effort to decide what you should follow both in heart and mind. Practically, It is hard for us to reach mind and heart at the same time. The nature of human tends to make choice when they feel it is dominant. Therefore, at that time we should follow heart or mind, and if we find it as wrong choice, we should deal with it. Right?

We can think of storm, stress, chaos, panic, anxiety, overwhelm as a ‘hurricane’ that always happen to human and we tend to think it’s like “narrowness” but if we think deeply it’s like a “chance” to have peace. In life, there will be times when it seems like everything is out of control. Challenges, diversities, and stress will come. Our heart and mind can’t be synchronized with that situation; But just like the “eye of the storm” in the midst of that difficulty, there is a place of peace where you can go. “The peace that passes all understanding” that means you’ll have peace when you should be upset. You’ll have peace when really you should be stressed out. Baca lebih lanjut

Pokok Doa Alumni Bulan Agustus 2015

  1. Untuk hubungan pribadi alumni dengan Tuhan supaya tetap terlaksana di tengah kesibukan
  2. Untuk kesehatan alumni PMKK dan keluarga
  3. Untuk motivasi dan komitmen para alumni dalam pekerjaan
  4. Untuk dokter yang sedang menjalani PPDS agar diberikan kemampuan untuk bisa menyelesaikan studi dengan baik
  5. Untuk kehidupan rumah tangga alumni dan pasangan hidup bagi yang belum berumah tangga
  6. Untuk pemerintahan di Indonesia agar aman dan damai
  7. Untuk pemberitaan injil di Indonesia
  8. Untuk persiapan acara PD alumni bulan Agustus

Kunjungan Kasih: Panti Jompo Pelkris ELIM

Puji Tuhan, PMKK diberi kesempatan lagi untuk melayani orang-orang di luar PMKK. Bulan Juni lalu, hari Sabtu, 4 Juli 2015 kami diizinkan untuk mengadakan kunjungan kasih dan persekutuan bersama oma-opa di Panti Jompo Pelkris “ELIM”. Awalnya dr. Lusiana Batubara yang memberi info mengenai panti jompo ini. Rupanya kak Lusi sudah lama diminta tolong untuk anak-anak FK membantu pelayanan non-panti di sana setiap hari Rabu awal bulan. Namun, setelah kami, departemen Misi melakukan survey ke sama, ternyata tidak memungkinkan untuk kami melayani di pelayanan non-panti tersebut.

Akhirnya, setelah diskusi dengan Ibu Novi dan Ibu Kamtini, pengurus panti, kami memutuskan untuk mengadakan ibadah bersama dengan oma-opa di sana pada hari Sabtu pagi di bulan Juni dengan petugas full dari kami, termasuk pembicara. Pada awalnya kami bingung siapa yang akan menyampaikan renungan dan petugas di ibadah nanti. Tetapi setelah diberi waktu berdoa, Melissa memberi diri untuk Tuhan pakai menyampaikan firman Tuhan tentang sukacita dan hal kekhawatiran. Ada 4 cara yang dibahas saat itu agar kita tidak khawatir dalam menjalani kehidupan. Pertama, percaya kalau Tuhan selalu menyertai kita, yang kedua adalah berpikir positif. Selanjutnya, percaya kalau Tuhan yang kasih kekuatan, serta terakhir adalah menyerahkan segala kekuatiran kita kepada Tuhan.

Oma-opa begitu senang dan bersemangat menyambut kami cucu-cucu mereka dari FK Undip. Saat awal memuji Tuhan, beberapa dari oma-opa juga ikut menirukan gerakan pujian. Salah satu hal yang sangat menggembirakan buat kami adalah saat di sela pujian, kami saling berkenalan dan mengucapkan “Oma/Opa cantik/ganteng sekaliii hari iniii!”. Oma-opa terlihat sangat senang sampai beberapa dari mereka memeluk cucu-cucu mereka ini. Di akhir ibadah, WL memberikan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan firman yang telah disampaikan dan mereka terlihat sangat antusias menjawab pertanyaan tersebut, terlebih mendapat kenang-kenangan yang telah kami sediakan.

kunjungan panti jompo4

Kunjungan ke kamar masing-masing

Total oma-opa yang berada di Panti Jompo “ELIM” saat ini adalah 62 orang, termasuk yang sudah mengalami bed rest total. Karena itu kami memutuskan untuk mengunjungi kamar oma-opa masing-masing, memberikan bunga mawar merah, dan mendoakan mereka. Jujur ini merupakan pengalaman baru bagi kami dan pengalaman ini benar-benar mengajarkan kami banyak hal. Mungkin memang yang kami dapat berbeda satu dengan yang lain, tapi satu hal yang kami pelajari bersama bahwa Allah sangat mengasihi kita.

Kunjungan panti jompo1Kunjungan panti jompo2Kunjungan panti jompo3

Kami belajar dari oma Annie yang meskipun sudah tidak bisa jalan lagi, hanya bisa duduk, tetapi ia dapat mengucap syukur karena masih bisa membaca. Saat kami masuk ke kamarnya pun Ia sedang membaca buku renungan harian.

Kami belajar juga dari seorang oma yang sejak kami masuk ke kamarnya tidak berhenti mengucapkan “Haleluya! Terima kasih Tuhan, Allah baik….” Dalam kelamahan fisiknya ia tidak berhenti mengucap syukur dan memuji Tuhan lewat mulutnya, bahkan kami yang didoakan oleh beliau. Ah, rasanya ….

Dan satu hal lagi yang Tuhan izinkan, opa Adi mau terima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadinya. Kami benar-benar bersyukur Tuhan kasih kami kesempatan untuk melihat karya kebaikan dan pemeliharaan Tuhan dalam hidup oma-opa. Kami melihat bahwa Tuhan hadir dan melawat tempat itu. Menjadi teman ngobrol mereka rasanya membahagiakan bisa menjadi penghibur di dalam rutinitas mereka yang mungkin mereka sudah bosan. Tapi sekali lagi Tuhan Yesus menunjukkan kasihNya kepada kami dan oma-opa dengan mengizinkan kunjungan ke Panti Jompo kemarin berlangsung dengan baik.

Terpujilah nama Tuhan yang dengan setia selalu memelihara kehidupan kita.

Ricca Angelina Ethel