Renungan : Mengasihi Allah

Shalom..

Sesungguhnya saya sangat bingung apa yang akan saya tuliskan mengenai renungan yang sudah saya sanggupi untuk membuatnya. Saya sedang dalam kondisi yang tidak begitu baik secara hati dan keadaan ini cukup mempengaruhi produktivitas saya dalam bekerja sebagai dokter maupun sebagai pelayan Tuhan.

Saya menyadari benar bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia. Pertanyaannya mungkin bukan hanya bagi saya tapi bagi kita semuanya, “apakah kita benar-benar mengasihi Allah??”  Yang saya tahu dengan sangat benar bahwa Allah selalu mengasihi saya meski saya berdosa dan selalu saja melakukan dosa namun Allah tidak pernah berhenti mengasihi saya.

Bagaimana dengan anda?

Saya cukup aktif dalam pelayanan ketika duduk dibangku kuliah bahkan setelah lulus dan bekerja pun saya masih terus melayani baik untuk alumni tempat saya kuliah dulu maupun gereja tempat dimana saya bertumbuh, saya memberikan waktu saya entah pagi atau malam hari untuk bersaat teduh dan bible reading, saya selalu menyempatkan membaca renungan kristen tentang Allah terutama Yesus baik di sosial media maupun grup kristen di whatsapp,line, bbm dan sebagainya, saya turut dan dengan tekun berdoa bagi siapapun yang membutuhkan, tak jarang saya turut mendoakan para pasien saya dan memberikan penghiburan tentang kebaikan Tuhan, namun apakah dengan begitu berarti saya mengasihi Allah?

Saya selalu berusaha tegar dan kuat ketika ada masalah entah masalah apapun itu, semakin ada masalah maka itu adalah waktu untuk semakin dekat dengan Tuhan dan mengerti maksud Tuhan. Setiap ada masalah saya belajar mencari ayat dalam firman Tuhan untuk menegarkan hati saya dan berdiri menghadapi masalah-masalah saya karena saya sangat tahu bahwa Allah yang turut bekerja. Satu demi satu masalah terlewati dengan pertolongan ajaib Tuhan dan saya melihat itu dengan mata kepala saya sendiri, sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin dan itu terjadi sejak dulu. Namun kemana iman dan pengharapan saya yang dulu saya miliki?

Saya lelah dengan semua masalah yang menurut saya selalu saja terjadi. Saya merasa saya tidak pernah menjalani kehidupan dengan aman dan damai serta lurus-lurus saja dan saya capek. Saya letih dengan semua pengharapan saya setelah saya dikecewakan oleh seseorang yang sangat saya harapkan. Dan sejak saat itu saya menyadari, saya tidak cukup mengasihi Allah. Saya hanya mengasihiNya jika semua yang saya inginkan dipenuhi dan diberikan olehNya. Saya selalu berkata saya percaya pada semua rancanganNya tapi ketika setiap rencanaku bukan rencanaNya disitu saya merasa kecewa dan saya tahu saya tidak sebegitu mengisihiNya.

Mungkin seperti Petrus yang ditanya oleh Yesus tiga kali “Hai simon apakah engkau mengasihi Aku?” jika pertanyaan itu ditujukan Yesus padaku maka mungkin Dia akan bertanya lebih dari tiga kali, karena Dia tahu bahwa saya tidak cukup mengasihiNya. Saya hanya berkata di bibir saya bahwa saya percaya padaNya tapi secara hati ketika saya sungguh sedang kecewa dengan rencanaNya yang bukanlah rencana saya, saya menjadi ragu, rapuh dan kurang percaya.

Bagaimana dengan semua riwayat pelayananku dahulu? Jawabannya adalah SIA-SIA. Tuhan tidak tertarik dengan semua yang telah saya lakukan di masa lampau, Tuhan lebih tertarik dengan pribadiku dan hatiku saat ini. Dan sungguh ajaibnya, DIA TETAP MENGASIHI SAYA. Ketika saya mencoba berlari ke hal lain yang jauh dari perkenananNya, Dia tetap mengasihi saya. Dia mengingatkan saya dengan lembut dalam hati saya untuk tetap sabar ikuti rencanaNya dan tidak merusak bait kudusNya.

Bagaimana dengan anda? Ketika setiap harapan dan rencana anda bukanlah rencanaNya, apakah anda tetap berpengharapan padaNya? Ketika setiap masalah satu per satu datang tanpa henti, apakah anda tetap percaya padaNya? Apakah anda sungguh-sungguh mengasihi ALLAH? Tuhan Yesus memberkati 🙂

Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita (1 Yohanes 4:10)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s