Kasih Disertai Perbuatan

Baca: Yohanes 13:31-35

 

“Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.” Yohanes 13-34

 

 

Begitu pentingkah kasih bagi orang percaya, sehingga tak henti-hentinya kita perlu dan selalu diingatkan perihal kasih ini? Yesus memberikan perintah agar kita saling mengasihi seperti Dia yang telah lebih dulu mengasihi kita. Namun banyak orang berkata, “Aku akan mengasihi kamu jika kamu mengasihiku.” Itulah prinsip kasih dunia: pengorbanan yang bersyarat. Kasih semacam itu bukanlah kasih sejati: “Dan jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosapun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka. Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun berbuat demikian.” (Lukas 6:32-33).

Kasih pada hakekatnya adalah untuk diberikan. Kita tidak dapat mengasihi tanpa memberi atau berbuat sesuatu. Allah telah memberiktan bukti nyata bagaimana Dia mengasihi kita. “Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita. Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi.” (1 Yohanes 4:10-11). Ini menunjukkan bukan kita yang mengasihi Allah, namun Allah yang telah mengasihi kita. Bukti lain bahwa Allah sangat mengasihi manusia ialah telah diciptakanNya terlebih dahulu dunia ini dan segala isinya: terang, gelap, cakrawala, langit, bumi, binatang, tumbuhan, barulah Dia menciptakan manusia, sehingga manusia dapat menggunakan dan menikmati segala fasilitas yang disediakanNya.

Jadi kasih itu dari Allah kepada manusia. Artinya kita menerima kasihNya terlebih dahulu baru kemudian kita mengasihi, Allah sebagai pemberi dan kita adalah penerima; inilah prinsip utama kasih. Jadi kekristenan adalah kasih. Semua aktivitas rohani yang kita lakukan harus berpusatkan pada kasih. Tanpa kasih semuanya sia-sia!

 

Seperti kata Paulus, “…jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna…sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku”

Tuhan yang membuatku terkagum (Sharing Alfredo, Juara I Anatomi Gimsco 2015)

Shallom kakak-kakak teman-teman adik-adik yang terkasih 🙂

Perkenalkan saya Alfredo, MKFK angkatan 2012, biasanya dipanggil Edo.

Buat saya sendiri, PMKK adalah keluarga yang jadi tempat yang menguatkan dan bertumbuh di dalam Tuhan. Begitu banyak hal yang bisa saya pelajari dari setiap individu yang ada dalam PMKK dan saya percaya Tuhan tidak pernah salah menempatkan orang-orang di sekitar saya, termasuk setiap orang di dalam PMKK yang boleh saya kenal dan belajar banyak hal, terkhusus dalam hal menjadi dokter Kristen yang mengerti dan menghidupi panggilan Tuhan dalam hidupnya.

Sekarang saya sudah memasuki semester 8. Awal perkuliahan saya sangat sulit untuk menyesuaikan cara belajar di kedokteran. Saya melihat bagaimana berkali-kali saya gagal pada pretest, tentamen maupun saat ujian mid pre dan akhir semester. Sempat terpikir pada waktu itu, apa saya salah dalam menginterpretasikan jawaban Tuhan? Dalam pergumulan saya, Tuhan tetap meyakini saya bahwa menjadi dokter adalah panggilan Tuhan dan bagaimana saya diajar untuk beriman untuk apa yang belum saya lihat. Perlahan demi perlahan Tuhan menunjukkan penyertaanNya dalam studi saya. Nilai akademis saya membaik, bahkan saya dipercayakan untuk menjadi asisten dosen Anatomi. Disitu saya diajarkan bagaimana lemahnya saya saat saya berjuang dengan kekuatan sendiri dan bagaimana iman menjadi dasar saya untuk tetap bertahan dan melihat pekerjaan Tuhan yang begitu besar.

Awal November 2015 kemarin, saya dipercayakan mewakili UNDIP pada Perlombaan Anatomi nasional di Jogja, GIMSCO. Pada waktu itu saya dan partner saya Thomas mulai mempersiapkan perlombaan sejak awal September, dimana pada waktu itu setiap sore kami berkumpul untuk belajar. Cukup sulit untuk saya mempersiapkan perlombaan ini karena fokus yang cukup terbagi waktu itu. Persiapan KemBak sebagai fasilitator pada minggu pertama Oktober, minggu kedua mengisi acara di temu Alumni FK Undip, minggu ujian mid di minggu ketiga, minggu keempat acara HUT PMKK ke-35 sebagai penanggung jawab sirkumsisi massal, dan beberapa hari berikutnya adalah perlombaan. Pikiran saya begitu terpecah pada waktu itu, terutama kegiatan sirkumsisi massal karena kegiatan ini adalah kegiatan sirkumsisi masal pertama PMKK dan saya kebingungan dalam mempersiapkannya. Tetapi Tuhan begitu baik, Tuhan mengirimkan saya orang-orang yang mau membantu, dan saya belajar begitu banyak hal pada saat itu. Pada hari perlombaan pun, Tuhan memperlihatkan bagaimana penyertaanNya, bagaimana hikmat Tuhan mengalir, bagaimana Tuhan mengatur semua situasi, sehingga saya bisa meraih juara 1.

Saya hanya bisa terkagum, karena secara pandangan manusia, melewati semuanya adalah tidak mungkin, tapi saya begitu mengucap syukur memiliki Allah yang berdaulat atas kemustahilan.

Pengalaman saya melayani di PMKK, saya pernah menjadi pengurus magang bidang keilmuan di tengah menuju akhir tahun 2013, pengurus bidang keilmuan 2014, dan menjadi Koordinator Bidang 1 pada kepengurusan 2015. Sangat banyak hal yang saya dapatkan di kepengurusan PMKK selama ini, dan yang bisa saya utarakan adalah, saya mengucap syukur Tuhan boleh memberi kesempatan melayani di PMKK. Kalau enak ga enak yaa, campur-campur ya, tapi pada akhirnya saya meilhat semua mendatangkan kebaikan buat saya sendiriimg1446393065398.

Untuk penutup, apapun yang hari-hari ini jadi pergumulan kita, tetap percaya kalau Tuhan sudah memanggil kita, Tuhan yang akan tanggung jawab atas hidup kita, dan bagian kita adalah taat akan panggilan tersebut.

Tuhan berkati

Pokok Doa Bulan Februari 2016

  1. Hubungan pribadi alumni dengan Tuhan supaya tetap terjaga di tengah kesibukan masing-masing
  2. Pekerjaan para alumni di manapun berada supaya bisa menjadi berkat, diberikan hikmat,kesabaran dan sukacita dalam menghadapi berbagai macam pasien
  3. Untuk dokter yang melayani di daerah terpencil agar diberikan kesehatan,dilindungi selalu
  4. untuk dokter yang sedang ppds,agar dberikan anugrah dalam menyelesaikan studi agar lancar dan selesai tepat waktu
  5. Untuk kehidupan rumah tangga alumni supaya tetap harmonis dlm Tuhan, dan bagi yg masih bergumul pasangan hidup supaya Tuhan pertemukan dengan orang yang tepat di waktu yang tepat
  6. Untuk kesehatan para alumni dan keluarga
  7. Untuk rencana gathering bulan juni supaya ditepatkan waktu dan tempatnya
  8. Untuk yang berulang tahun : dr. Annindita Kartika Febri, semoga terus diberkati dalam setiap langkah hidup
  9. Untuk regulasi JKN agar dtemukan titik temu yang baik bagi semua masyarakat,dokter dan pemerintah. Minta campur tangan Tuhan agar semua tetap aman terkendali.

Pengurus PMKK Periode 2016

Syalom teman-teman dan kakak-kakak yang terkasih..

Tanggal 29-30 Januari 2016 di telah dilaksanakan Retreat Regenerasi Pengurus PMKK 2016. Pengurus PMKK adalah adalah mahasiswa Kristen Pendidikan Dokter FK Undip yang berkerinduan untuk melayani Tuhan dan membantu MKFK (Mahasiswa Kristen Fakultas Kedokteran) untuk dapat lebih lagi bertumbuh secara rohani.

Pengurus PMKK 2016 terdiri dari Badan Pengurus Harian dan tujuh departemen. Berikut adalah susunan kepengurusan PMKK 2016

BPH:

Ketua                      : Herlina Dini N. (2013)

Korbid                     :Olivia Geraldine (2013), Clara Vica R.T (2014), Tinanda Tarigan (2014)

Sekretaris            : Ruth Prima Basana H. (2015)

Bendahara          : Reynata Adhiasari (2015)

Departemen Doa:

Priskila Tania (2013), Ruth Hana (2014), Nanda Sinaga (2015)

Departemen Keilmuan :

Laurentia Julia (2014), Mona Galatia (2013)

Departemen Misi:

Clement Octavianus (2013), Budi Haryadi (2014)

Departemen Acara:

Imelda Margaretha (2014), Devina Dea (2013)

Departemen Komunikasi:

Jeremi Ferdian (2014), Sanjaya Santoso (2014), Emia Harinda (2014), Siska Tanwina (2015)

Departemen KTB:

Raminanda Batubara (2013), Kevin Andersen (2013)

Departemen Pemerhati dan Kesehatian:

Therisa Adareth (2013), Frederica Vania (2013), Jennifer Patricia (2015)

 

Retreat regenerasi PMKK 2016 terdiri dari 3 sesi dan ada PA saat malam hari. Banyak yang saya dapatkan dari retreat ini, antara lain diingatkan kalau PMKK harus mengintegrasikan antara iman dan ilmu. Nah, pengurus PMKK juga harus memikirkan apa yang menjadi kebutuhan mahasiswa sehingga tercapai alumni yang diinginkan seperti Visi PMKK. Selain itu, diingatkan juga bahwa hari-hari depan pasti akan ada tantangan, tantangan untuk dihadapi, Tuhan memberikan tantangan agar kita mengalami pengalaman-pengalaman bersama Dia dan belajar untuk bergantung pada-Nya, jika kita tetap taat maka Tuhan akan memberi kita kekuatan untuk melakukan semua itu.

Saat PA, kita diingatkan untuk tetap sehati sepikir dan rendah hati dalam mengerjakan pelayanan, jadilah satu tubuh agar nama Tuhan yang dimuliakan. Jadi menurut saya, retreat regenerasi sangat membekali pengurus untuk menjalankan tugas pelayanan satu tahun ke depan.

Saat sebelum retreat regenerasi dilaksanakan, beberapa dari kami diminta untuk mendoakan sebagai ketua. Awalnya saya merasa tidak terpanggil untuk menjalankan tugas sebagai ketua karena takut dan tidak mampu. Namun saya diminta oleh kakak-kakak alumni PMKK dan pengurus tahun lalu untuk bergumul lagi mengenai hal ini. Saat retreat, masing-masing dari kami sharing mengenai jawaban doa dan hasil saat teduh selama kami mendoakan, tetapi teman-teman yang diminta untuk bergumul tentang hal ini merasa tidak terbebani untuk menjadi ketua. Sebenernya saya terbeban untuk hal ini, namun banyak ketakutan yang saya rasakan. Saya diingatkan kembali kalau mau tetap berjalan bersama Tuhan ya di manapun posisinya Tuhan akan tetap sertai dan pegang kendali. Akhirnya saya mengiyakan tugas pelayanan yang Tuhan berikan kepada saya.

Selama proses pembentukan kepengurusan, banyak hal yang digumulkan termasuk jumlah pengurus PMKK yang lebih sedikit dibanding tahun lalu dan penempatan tiap pengurus di masing-masing departemen. Namun Tuhan terus pimpin dalam pembentukan kepengurusan ini, dan kami percaya kalau Tuhan akan menempatkan orang-orang di masing-masing departemen dengan tepat. Pada akhirnya, atas pimpinan Tuhan terbentuklah susunan kepengurusan PMKK 2016.

Tema yang diambil untuk kepengurusan PMKK 2016 ini yaitu “Persekutuan yang Berdampak”. Maksud dari tema ini adalah pengurus diharapkan untuk memiliki persekutuan yang erat dengan Tuhan dengan cara kita tetap fokus, bertekun dan berpegang teguh pada firman-Nya serta persekutuan pengurus PMKK haruslah bisa memberi dampak bagi MKFK dan sesama dengan cara menjadi terang dan menyalurkan berkat bagi sesama kita.

Harapan untuk pengurus PMKK 2016 yaitu agar penuh semangat dalam melayani Tuhan sampai akhir kepengurusan dan bisa membantu MKFK untuk lebih lagi bertumbuh secara rohani. Serta masing-masing pengurus merasakan pengalaman-pengalaman pribadi bersama Tuhan sehingga semakin dikuatkan.

Kami pengurus PMKK 2016 memohon dukungan doa dari teman-teman serta kakak-kakak untuk dapat menjalankan tugas pelayanan sesuai dengan apa yang Tuhan kehendaki. God bless you !