Gereja Adalah Orangnya

Business development - Closeup of hands holding seedling in a group

Oleh : dr. Nhana, Malinau-Kalimantan Utara

Aku gereja, kaupun gereja, kita sama-sama gereja. Dan mengikut YESUS di seluruh dunia, kita sama-sama gereja. Gereja bukanlah gedungnya dan bukan juga menaranya, bukalah pintunya, lihat didalamnya, gereja adalah orangnya”

Ini adalah kutipan lirik lagu yang telah ku dengarkan sejak jaman aku masih kecil dan lagu ini selalu menjadi rema meski sejak dulu aku sebenarnya tidak begitu paham maksud dari lirik lagu ini.

Beberapa bulan yang lalu sempat ada kejadian di tempat kerjaku, pada saat itu ada acara konser yang diadakan oleh gereja kami dan karena mengundang artis rohani yang cukup terkenal dari ibu kota sehingga aku berniat mengajak salah seorang teman di tempat kerja yang juga nasrani untuk datang ke konser tersebut. Namun karena konser tersebut diadakan di gereja kami dan beliau bukan jemaat di gereja tersebut, sehingga beliau menyatakan tidak akan datang karena tidak mau ditarik menjadi jemaat gereja tersebut. Dalam hati sebenarnya ungkapan beliau begitu menusuk, padahal tidak ada niatan seperti itu sama sekali, namun akhirnya aku berusaha berpikir positif saja. Beberapa minggu yang lalu kejadian yang serupa tapi tak sama terjadi lagi, aku mendapatkan kabar dari salah seorang teman sepelayananku bahwa ada seorang teman kami yang dulu pernah menjadi partner dalam pelayanan yang menyatakan bahwa pelayanan yang kami kerjakan untuk membawa orang-orang yang kami layani masuk dan menjadi jemaat di salah satu gereja. Padahal aku dan temanku serta beberapa teman sepelayanan kami berasal dari gereja yang berbeda.

Sejak saat itu, lagu ini seperti berdengung begitu kuat di telinga. Sedih sebenarnya jika menjadi orang kristen hanya meributkan tentang aliran gereja ini atau gereja itu. Lagu ini mengingatkan kepadaku bahwa gereja itu sebenarnya bukan mengenai gedung dan menaranya, bukan tentang cara memuji dan menyembah Tuhan dengan bersorak-sorai dan ekspresif atau secara sendu dan tenang. Gereja adalah tentang orang yang percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan juru selamat. Masih banyak orang-orang yang belum mendengar injil dan kabar keselamatan, mau sampai kapan kita sebagai orang-orang yang sudah mendengar injil dan memiliki gedung gereja hanya meributkan tentang gedung dan jenis aliran gereja tertentu?

Matius 28:19 – 20 menyatakan Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-KU dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman. Ayat ini begitu jelas dimana Tuhan Yesus menyuruh kita orang-orang yang percaya dan menerima keselamatan untuk :

  1. Pergi
  2. Jadikan semua bangsa murid Yesus, bukan jadikan semua bangsa jemaat gereja tertentu
  3. Baptis mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh kudus
  4. Ajarkan mereja melakukan segala sesuatu yang telah Yesus perintahkan

Sudahkan sebagai orang-orang percaya kita melaksanakan apa yang Yesus amanatkan? Atau kita hanya menjadi seorang kristen egois yang tidak mempedulikan keselamatan orang-orang yang belum mengenal Yesus dan hanya mengurusi atau mempermasalahkan jenis/macam aliran gereja mana yang paling benar ? Selamat merenungkan. Tuhan Yesus memberkati.

Business development – Closeup of hands holding seedling in a group

Gathering Pengurus PMKK 2015

Gathering pengurus ini adalah agenda tengah tahun pengurus PMKK, yang dilakukan sebelum memulai setengah tahun kepengurusan berikutnya. Untuk tanggalnya, pada tahun ini gathering pengurus dilaksanakan tanggal 29-30 Oktober 2015, tepatnya pada hari sabtu dan minggu dan dilaksanakan di salah satu villa di wilayah Bandungan.

1441002798068  1441002962224

Untuk agendanya sendiri, sabtu pagi dimulai di kampus kedokteran Tembalang dengan sesi yang dibawakan oleh ci Anita, dilanjutkan perjalanan ke bandungan, pemaparan evaluasi tengah tahun dari tiap departemen, lalu lomba memasak antar pengurus, dan sabtu malam diakhiri dengan sesi sharing oleh setiap pengurus. Pada hari minggu pengurus memulai hari dengan saat teduh, senam pagi, games outdoor, lalu pengutusan dan penutupan.

Gathering tengah tahun ini jadi wadah menyeluruh dimana para pengurus bisa mengevaluasi kerja selama setengah tahun, bisa membangun kebersamaan antar pengurus, dan tentunya untuk me-recharge pengurus baik secara jasmani maupun rohani setelah melayani selama setengah tahun untuk siap melayani setengah tahun berikutnya.

Tema untuk gathering tahun ini adalah ‘Melayani Dalam Roh’ , tema ini terkhusus untuk mengingatkan pengurus bahwa pelayanan yang kita jalani sesungguhnya adalah dari Tuhan oleh Tuhan dan untuk Tuhan, bagaimana kita sebagai pelayan Tuhan bisa melayani dengan tidak bergantung pada kekuatan maupun pikiran pribadi tapi sungguh-sungguh Roh Tuhan yang memberikan pimpinan dalam setiap langkah yang pengurus ambil, supaya pengurus tetap teguh dalam komitmen untuk melayani apapun kondisi yang sedang dialami entah itu masa kesukaran maupun saat bersukacita.

1441002962224-2

Kebetulan saya sebagai BPH ambil bagian dalam mempersiapkan gathering ini, pergumulannya cukup besar waktu itu, terutama dikarenakan jadwal mulai kuliah yang simpang siur, ada kabar yang mengatakan mulai kuliah tanggal 30 agustus tetapi ada juga yang bilang kuliah dimulai tanggal 1 september. Panitia sempat beberapa kali mengganti tanggal dari 30-31 menjadi 31-1 dan akhirnya diputuskan untuk mengikuti jadwal 30-31 karena ada perbedaan jadwal masuk antar angkatan, dimana 2012 (semester 7) dan 2014 (semester 3) masuk pada tanggal 31 agustus sedangkan 2013 (semester 5) masuk pada tanggal 1 september. Banyak pengurus yang bergumul untuk ikut dikarenakan perbedaan jadwal tersebut, tetapi puji Tuhan pada akhirnya gathering bisa berjalan dengan 20 pengurus yang ikut. Tempat dan dana pun juga sempat menjadi pergumulan tetapi dengan pertolongan Tuhan segala sesuatunya disediakan tepat pada waktuNya.

1441002880679

Kalau saya secara pribadi mengucap syukur karena gathering bisa terlaksana, ada lawatan Tuhan yang berbicara secara pribadi ke tiap tiap pengurus dan saya sangat merasa di-charge kembali rohnya untuk melayani Tuhan. Seperti diteguhkan lagi komitmen untuk melayani sampai akhir, sampai selesai, dan lakukan semuanya yang terbaik seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Di gathering ini juga kebersamaan pengurus dibangung, lebih banyak waktu bersama, banyak kegiatan kebersamaan, jadi semakin menumbuhkan rasa kekeluargaan dalam pengurus PMKK ini.

Kalau moment cukup banyak sebenarnya, terutama saat saat kebersamaan seperti waktu lomba masak perkelompok, sharing hingga larut malam, games-games, disitu sangat membangun kebersamaan dan kekeluargaan di antara pengurus.

1443503748995 1441526756291

Harapan dan pesan saya untuk pengurus, ayo teman teman kita sama sama beri yang terbaik buat pelayanan kita, sudah setengah jalan kita lewati sama-sama, mungkin banyak kekurangan mungkin banyak gesekan tapi percaya bahwa itu semua yang semakin membentuk kita menjadi pribadi yang lebih tangguh. Percaya bahwa bukan kita yang memilih Dia tapi Dia yang telah memilih kita, membentuk kita, dan menyertai kita sampai rencanaNya tergenapi untuk setiap kita. Ingat terus kasih Tuhan buat hidup kita, dan tetap punya sikap hati mau memberi yang terbaik untuk Tuhan dan bukan untuk manusia, karena sadar bahwa Dia sudah terlebih dahulu beri yang terbaik untuk kita. Semangat terus teman-teman pengurus, ayo kita sama sama bertanding sampai akhir, sampai di garis finish dan kita dapati Tuhan berkenan terhadap pelayanan kita, sampai nama Tuhan dipermuliakan di seluruh bumi, di Indonesia, di Semarang, di Fakultas Kedokteran Undip.

Tuhan berkati 🙂

-Paulus Alfredo, PMKK UNDIP 2012-

Tinggal Di Dalam (Sharing dr. Abba)

Syalom rekan-rekan Alumni dan adik-adik PMKK. Pada bulan ini Pengurus PMKK Alumni mendapat kesempatan ngobrol dengan salah satu alumni angkatan 1999 yang saat ini bekerja di RS Columbia Asia sebagai Chief Medical Officer yaitu dr. Mahabara Yang Putra  atau akrab disapa Kak Abba.

AAEAAQAAAAAAAAQYAAAAJDcwZTIwMzNjLWE3ODUtNDQ5Yi05YTZjLTg2MGM3OGFhNTk4NQ

Berikut kita simak bincang-bincang pengurus dengan Kak Abba :

“Halo kakak mau bertanya nih menurut kakak sendiri PMKK itu apa?”

Ah iya kalau saya di tanya PMKK itu apa ya itu adalah sebuah keluarga yang saya punya. Ngga cuma sekedar wadah persekutuan tetapi itu adalah sebuah keluarga di dalam Tuhan. Mengapa? Karena di PMKK saya percaya dan bertemu dengan Tuhan. Karena di situ saya merasa bertumbuh di dalam iman percaya kepadaNya. Karena di PMKK saya menemukan saudara-saudara yang sama-sama saling menguatkan. Mungkin kita memang diciptakan berbeda latar belakang, berbeda karakter, berbeda sifat, berbeda kebiasaan tetapi jika kita sedang berada di PMKK kita menjadi saudara dan menjadi sahabat di dalam Tuhan. Sejujurnya saya sangat bersyukur ketika saya diijinkan Tuhan untuk menjadi bagian di dalam keluarga ini karena saya pikir saya tidak akan menemukannya di tempat lain. Nah jadi kalau kita sekarang sedang atau sudah diijinkan Tuhan untuk menjadi bagian dalam keluarga PMKK, bersyukurlah, nikmatilah, hargailah itu, karena ketika suatu saat kita pasti akan merindukan masa-masa bisa bersekutu di PMKK bersama saudara-saudara kita yang lain. Walaupun sekarang saya bersyukur sekali sudah terbentuk PMKK Alumni jadi sampai kapan pun kita tetap bisa terhubung dan tetap menjadi sebuah keluarga besar di dalam Tuhan.

“Wah luar biasa kak begitu berharganya PMKK di hati kita semua. Lalu mungkin ada sesuatu yang ingin kakak bagikan ke kita-kita?”

Iya betul sekali makanya benar-benar bersyukur ketika kita boleh menjadi bagian di dalamnya. Apalagi itu Tuhan yang memilih kita bukan kita yang memilih Dia. Wah apa ya? Intinya kita harus sadar bahwa Tuhan Yesus sendiri adalah sumber kehidupan kita, nafas hidup kita, kerinduan hati kita, dan penggerak hidup kita. Mengapa? “Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.” (Yohanes 15:5). FirmanNya sendiri berkata karena bila kita di luar Tuhan kita tidak dapat berbuat apa-apa. Jika kita menyadari akan hal ini maka kita mengerti bahwa kita harus tinggal di dalam Dia. Tidak hanya berdekatan atau bersinggungan saja tetapi “tinggal di dalam” kalau saya artikan seperti kita mengijinkan Dia mengambil alih dan bergerak di dalam hidup kita serta melalui kita. Ketika kita di dalam Dia maka hidup kita seperti sebuah kabel listrik yang terus tertancap pada sumber listriknya atau seperti tempelan fosfor yang selalu butuh cahaya yang akan diserap dan hasilnya ketika lampu di matikan maka fosfor tersebut bisa menerangi ruangan yang gelap. Jika kita ini sadar akan hal itu maka kita juga pasti akan terus menjadikan Dia sebagai prioritas yang utama dalam hidup kita, dalam 24 jam yang Dia beri untuk kita jalani, bahkan pasti kita akan selalu berjuang menyediakan waktu buat Dia mau sesibuk apapun profesi kita mau sebanyak apapun kegiatan kita. Mengapa? Karena kita sadar bahwa Tuhan adalah sumber kehidupan kita lebih dari segala-galanya. Makanya sebenarnya tidak ada alasan untuk tidak bisa berdoa, saat teduh, menyembah, atau bertemu dengan Tuhan jika kita benar-benar sadar bahwa Dia adalah sumber dari kehidupan kita.

“Wah terima kasih kak sungguh sharingnya memberkati. Lalu kira-kira pesan apa sih dari kakak untuk adik-adik PMKK?”

Buat adik-adikku semua, terus bersyukur ya ketika kalian semua dipilih Tuhan dan bisa menjadi bagian di dalam keluarga dan persekutuan PMKK dan hargailah itu karena itu adalah sebuah pemberian dari Tuhan yang sungguh luar biasa. Tetaplah ada di dalam persekutuan karena di dalam persekutuanlah yang dapat menjaga api dan semangat kita di dalam Tuhan. Semangat untuk terus belajar ya menjadi seorang dokter kristen yang berbeda. Bukan kita yang memilih Tuhan tetapi Dia yang memilih kita dan Dia yang memberikan kita profesi ini untuk menjadi perpanjangan tanganNya. Jadi hal itu terus kita tanamkan dari sejak kita masuk di S1, coass, sampai nantinya menjadi seorang dokter sehingga kita akan menjadi mahasiswa, coass, dan dokter kristen yang berbeda. Ketika kita sadar bahwa profesi kita bukanlah milik kita tetapi milik Tuhan maka seharusnya kita akan melakukan yang terbaik untuk menyenangkan hatiNya. Tidak hanya waktu nanti sudah menjadi dokter saja tapi dari sejak kita masih kuliah kita sudah belajar memberikan yang terbaik yang kita bisa untuk Dia. Roma 11:36 yang berkata, “Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!” Selain itu adik-adik, tetaplah semangat melayani Tuhan, dalam hal apapun, lewat hidup kita pun kita bisa melayani Tuhan. Dia mencari anak-anakNya yang mau yang akan Dia mampukan. Terakhir cintailah proses. Mengapa? Lewat proses inilah kita akan dimurnikan. Hidup kita bagaikan bejana yang dibentukNya supaya kita makin serupa dengan Tuhan Yesus sendiri. Memang setiap proses tidak enak namun ketika kita memilih untuk menjalaninya bersama Tuhan, suatu saat kita akan sangat bersyukur ketika kita boleh di proses. Hidup ini memang sebuah pilihan dan ingat selalu pilih apa yang menyenangkan hati Tuhan.

“Kalau pesan-pesan untuk rekan-rekan Alumni?”

Iya untuk rekan-rekan Alumni yang saya kasihi, tetaplah takut akan Tuhan dan terus mengerjakan setiap profesi dan pekerjaan yang telah Dia beri dengan tekun dan setia. Hidup kita ini sungguh sebagai sebuah surat terbukanya Tuhan  bagi setiap pasien dan orang-orang yang boleh kita temui sehingga ketika mereka melihat hidup kita ini mereka akan melihat kasih Tuhan, kebaikan Tuhan, dan perbuatan dari Tuhan. “Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.” (Galatia 6:9).

Semangat untuk kita semua dan Tuhan memberkati.

Welcoming Party Angkatan 2015

WP1WP4

Welcoming Party adalah acara yang diselenggarakan oleh PMKK Undip setiap tahunnya untuk menyambut adik-adik PMKK yang baru diterima di FK Undip. Namun, tentu saja acara ini tidak hanya rutinitas belaka yang diadakan tanpa maksud dan tujuan. Tujuannya apa? Tujuannya adalah agar adik-adik yang baru masuk merasa kalau mereka tidak sendirian di FK Undip, karena ada kakak-kakak yang menyambut mereka dengan bahagia. Tidak hanya itu, welcoming party juga ingin mengenalkan kepada adik-adik kalau di FK Undip itu ada suatu persekutuan yang akan mengcover mereka dari segi rohani, persekutuan yang tidak hanya datang duduk diam dan pulang, tapi persekutuan yang hidup.

WP7WP2

Tema yang diangkat pada welcoming party tahun ini adalah “Together as One”. Setelah digumulkan sekian lama, akhirnya kami, panitia dari 2014 memilih tema ini dengan alasan bahwa apapun itu yang akan dilakukan kedepannya selama kita masih bersatu di dalam Tuhan, kita bisa melaluinya. Nah, kami ingin melalui acara ini para MKFK yang hadir semakin lebih bersatu lagi, lebih dekat satu sama lain, tidak hanya sebagai kakak kelas dan adik kelas, tapi memandang persekutuan ini sebagai sebuah keluarga yang disatukan oleh Tuhan, yang akan selalu ada baik di saat suka mapun duka.

Dalam mempersiapkan acara ini, begitu banyak pergumulan yang dialami oleh panitia. Banyak air mata yang jatuh dari sebelum hingga selesainya acara. Mulai dari pembentukan panitia, panitia yang berhalangan ketika hari-H, dana, mencari waktu untuk latihan persembahan angkatan, bahkan hingga konsumsi yang sudah jadi sebelum hari-H (hal ini menyebabkan kami mendanuskan konsumsi yang sudah terlanjur jadi tersebut dan memesan kedua kalinya untuk keesokan harinya). Bahkan, ketika mau melaksanakan welcoming party part 2, kami mendapat kabar bahwa PMKK 2015 akan mengikuti Ujian Tengah Modul pada hari itu dengan sistem CBT yang otomatis tidak akan selesai sebelum isoma. Hal itu membuat kami panik dan berdoa menyerahkan semuanya sama Tuhan. Keajaiban terjadi esok harinya, sistem ujian 2015 diubah menjadi PBT dan tidak memakai kloter. Puji Tuhan, doa itu terjawab. Semua PMKK 2015 bisa hadir.

Apa yang kami dapat dari acara ini? Masing-masing dari kami belajar untuk lebih berkoordinasi satu sama lain, ya intinya lebih mendekatkan kami, 2014 sebagai panitia. Acara ini juga mengajarkan kami untuk lebih berserah lagi kepada Tuhan, karena seperti tertulis Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu. (1 Petrus 5:7). Ayat ini benar-benar menjadi pegangan selama menjalankan acara ini, karena memang tidak ada artinya kita berusaha kalau bukan Tuhan yang berkehendak.

WP5wP6

Melalu games-games maupun sharing yang telah dilakukan dengan anggota kelompok dari berbagai angkatan, diharapkan MKFK sudah saling mengenal satu sama lain, dan merasa kalau kita semua adalah satu, satu PMKK Undip, dan satu di dalam Tuhan.

With love, PMKK 2014

Pokok Doa Alumni Bulan Oktober 2015

  1. Hubungan pribadi alumni dengan Tuhan supaya tetap terjaga
  2. Motivasi hati para alumni untuk terus melayani
  3. Kesatuan hati para alumni
  4. Untuk dokter yang sedang menjalani PPDS,agar dberikan kelancaran dalam menyelesaikan studi
  5. Untuk kehidupan rumah tangga alumni supaya tetap harmonis dalam Tuhan, dan bagi yang masih bergumul pasangan hidup supaya Tuhan tepatkan
  6. Untuk temu alumni agar ditepatkan Tuhan waktu dan tempatnya agar hubungan antar alumni tetap terjaga dan dapat terus saling membangun
  1. Untuk kesehatan para alumni
  2. Untuk persiapan HUT PMKK (KKR tgl 18 Oktober dan  PENGMAS 25 Oktober 2015)
  3. Untuk persiapan retret se FK 31 Oktober-1 November 2015
  4. Untuk sistem pendidikan kedokteran dan regulasi bagi dokter umum di Indonesia supaya ditepatkan seperti kehendak Tuhan saja.