Mempertahankan Kasih Yang Semula

“Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula.”
(Wahyu 2:4)

Kasih mula-mula itu seperti cinta pertama. Kita mencintai Tuhan bukan karena Ia memberi berkat, atau karena sebab-sebab lain, tapi memang murni dari hati kita. Kasih bisa pudar, ada saatnya kasih menjadi hambar. Kenapa ya kasih mula-mula bisa pudar?

  • Karena ada pihak ketiga dan tidak bisa membagi waktu. Tuhan sudah mengingatkan bangsa Israel dalam Keluaran 20:5, supaya jangan ada pihak ketiga, yaitu allah lain, yang membuat bangsa Israel melupakan Tuhan. Namun karena mereka tidak bisa melihat Allah secara fisik, mereka menghadirkan pihak ketiga, yaitu allah lain berupa patung lembu emas. Tuhan murka kepada orang Israel karena ketidaksetiaan mereka ini. Dalam kehidupan kita, pekerjaan, kesibukan, pasangan, hobi, dan berbagai hal lainnya dapat menjadi pihak ketiga dan menjauhkan kita dari Tuhan. Bahkan kesibukan dalam pelayanan bisa memalingkan fokus kita dari Tuhan.
  • Karena kita sedang ada dalam lingkungan nyaman (comfort zone)
    Saat kita menghindar dari Tuhan, karena kita ingin nyaman, pasti akan ada nyaman yang kedua, ketiga, keempat, dst. Pada akhirnya, kita sudah ada dalam comfort zone seutuhnya dan sulit sekali untuk keluar dari zona itu.
  • Karena ada rasa tersinggung, rasa kesal yang tidak terselesaikan
  • Karena kita mengasihi dunia dan keinginan-keinginan daging yang ditawarkannya (1 Yohanes 2:15).

Lalu, bagaimana kita bisa mengembalikan kasih yang mula-mula itu?

  • Dengan kembali sadar, kembali kepada Tuhan. Ingat-ingat kembali kebaikan Tuhan, ingat-ingat kembali kemurahan Tuhan, dan kasih setia-Nya yang selalu kita rasakan selama ini, bahkan ketika kita tidak setia kepada-Nya. Tuhan mendengar kita. Ia ingin mengasihi, dan memulihkan kita.
  • Mulailah menyediakan waktu lagi untuk berhubungan dengan Tuhan. Saat kita mencari Tuhan, Ia akan membiarkan kita menemukan-Nya. Bawalah seluruh kekeringan hati kita, dengan hati yang hancur kita sujud di kaki-Nya, pasti hadirat Tuhan akan melawat kita. “Dan apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan kamu, apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku, apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati, Aku akan memberi kamu menemukan Aku, demikianlah firman TUHAN, dan Aku akan memulihkan keadaanmu dan akan mengumpulkan kamu dari antara segala bangsa dan dari segala tempat ke mana kamu telah Kuceraiberaikan, demikianlah firman TUHAN, dan Aku akan mengembalikan kamu ke tempat yang dari mana Aku telah membuang kamu.” (Yeremia 29:12-14)

Ketika kita sudah mendapatkan kembali kasih yang mula-mula, kita harus mempertahankannya. Untuk mempertahankan kasih yang mula-mula kita perlu :

  • PUNYA KOMITMEN
    Musuh terbesar kita adalah diri kita sendiri. Kita harus punya komitmen untuk tidak lagi melakukan hal-hal yang menjauhkan kita dari Tuhan. Kita harus punya komitmen untuk memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan setiap hari.
  • SELALU INGAT DAN BERSYUKUR ATAS SEGALA KEBAIKAN TUHAN
    Bersyukurlah untuk keluargamu karena ada Yesus di sana. Bersyukurlah untuk posisi yang engkau peroleh, yang dikerjakan Yesus untukmu. Bersyukurlah buat kesehatan dan kekuatan yang ada padamu, itu dicurahkan Tuhan untukmu setiap hari. Bersyukurlah dalam segala hal, besar maupun kecil, karena bukan oleh kuat dan gagah kita semua itu ada, tapi semata-mata hanya karena kemurahan Tuhan.
  • MEMILIKI RESPON DAN POLA PIKIR YANG BENAR
    Saat kita tahu kita salah, kita perlu kembali kepada Tuhan. Tuhan mau kita datang kepada-Nya, mengakui dosa-dosa kita, serta berjalan dalam pertobatan yang sungguh. Ketika kita datang mengakui dosa-dosa kita, Tuhan akan memberikan hati yang baru kepada kita.
  • BERADA DALAM KOMUNITAS YANG SEHAT
    Komunitas pertemanan yang sehat, tidak akan membiarkan pribadi-pribadi di dalamnya jatuh sendirian. Komunitas yang sehat akan membawa orang-orang yang ada di dalamnya semakin dekat kepada Tuhan. Kita perlu makan Firman Tuhan setiap hari. Tetaplah berada dalam komunitas yang sehat. Kalau kita diingatkan oleh teman kita, jangan kita ngambek dan marah. Ambillah sikap dewasa dan terimalah teguran itu dengan hati terbuka. Mari kita sama-sama bertumbuh dalam Tuhan dan miliki kembali kasih yang mula-mula.

Tuhan memberkati 🙂

Cikal Bakal Komunitas PMKK (sharing oleh Pendiri PMKK – dr.Sudiro)

Syalooom para Alumni dan adik-adik PMKK semua, di sini kami sedang bertemu dengan salah satu pendiri PMKK yaitu dr. Sudiro. Berikut ini sepenggal kisah dan sharing dari beliau. Mari kita simak yuk…

SELAMAT SIANG KAKAK, BISA DICERITAKAN SEDIKIT BAGAIMANA AWAL BISA TERBENTUK KOMUNITAS PMKK?

Iya, selamat siang juga adik-adik, jadi dulu ada beberapa mahasiswa Kristen di kedokteran yaitu dr. Purwanto, dr. Agus Priyatno, dan termasuk saya yang awalnya kami mengikuti training kepemimpinan, dari training itulah yang akhirnya memunculkan kerinduan di hati kami untuk membentuk sebuah komunitas Kristen di fakultas kedokteran, kami rindu setiap mahasiswa Kristen tidak berdiri sendiri-sendiri tetapi bisa sama-sama saling bersekutu dan menguatkan satu sama lain di dalam Tuhan. Setelah kami sepakat untuk membentuk komunitas ini, maka saya yang mengusulkan nama PMKK yaitu Persekutuan Mahasiswa Kristen Kedokteran. Setelah komunitas ini terbentuk, kemudian kami menunjuk dr. Agus Priyatno untuk menjadi ketua PMKK yang pertama karena saya dan dr. Purwanto waktu itu sudah hampir lulus dari kedokteran sehingga kami hanya menjadi pelopor atau inisiator saja. Kami mulai mengadakan persekutuan rutin dari rumah ke rumah dan bersyukur makin banyak mahasiswa kristen kedokteran yang ikut bersama di PMKK. PMKK itu seperti sebuah keluarga, walaupun dari berbagai angkatan waktu itu, tapi kami dekat satu sama lain dan saling menguatkan. Sampai pada akhirnya kami memberanikan diri untuk maju ke Dekan untuk meminjam ruangan di kampus untuk kami persekutuan. Akhirnya kami mendapatkan ruang sidang dekanat untuk kami gunakan untuk persekutuan gabungan yang diberi nama PU atau Persekutuan Umum.

KESAN DAN PESAN KAKAK UNTUK ADIK-ADIK YANG MASIH ADA DI PMKK? Baca lebih lanjut

Apa Itu PD ALUMNI ?

Syalom kakak-kakak alumni dan adik-adik PMKK yang saya sayangi tentunya. Di sini saya dr.Fransiska selaku ketua pengurus PMKK Alumni akan membagikan sharing sedikit tentang Persekutuan Doa Alumni.

APA ITU PD ALUMNI?
Jadi PD Alumni adalah persekutuan doa yang isinya adalah alumni-alumni PMKK. Kerinduan terbentuknya PD Alumni awalnya ketika bulan Juni kemarin kami pengurus PMKK Alumni mengadakan Gathering Alumni, dari situlah beberapa alumni berkumpul dan kami punya kerinduan untuk mengadakan persekutuan yang rutin setiap bulan dan kami namakan PD Alumni. Pada awalnya kami mengadakan PD ini di kota Semarang, karena memang menjadi tempat dimana PMKK itu berada, sekaligus cukup banyak alumni yang masih ada di kota ini. Tetapi untuk rencana ke depan kami rindu bisa mengadakan juga di kota-kota lain di Indonesia. Baca lebih lanjut

Pokok Doa Alumni Bulan Agustus 2015

  1. Untuk hubungan pribadi alumni dengan Tuhan supaya tetap terlaksana di tengah kesibukan
  2. Untuk kesehatan alumni PMKK dan keluarga
  3. Untuk motivasi dan komitmen para alumni dalam pekerjaan
  4. Untuk dokter yang sedang menjalani PPDS agar diberikan kemampuan untuk bisa menyelesaikan studi dengan baik
  5. Untuk kehidupan rumah tangga alumni dan pasangan hidup bagi yang belum berumah tangga
  6. Untuk pemerintahan di Indonesia agar aman dan damai
  7. Untuk pemberitaan injil di Indonesia
  8. Untuk persiapan acara PD alumni bulan Agustus

Sharing Alumni: dr. Evalina Malau

Perkenalkan saya dr. Evalina Malau, PMKK angkatan 2002

  • Menurut kakak, PMKK itu apa?

PMKK merupakan suatu persekutuan tempat mahasiswa kedokteran diajak/dibina untuk mengenal Tuhan dan bertumbuh didalamnya.

  • Apa yang berkesan dan kakak dapat dari PMKK?

Kesannya PMKK itu sehati, bersyukur dulu di PMKK mendapat teman-teman, kakak-kakak, dan adik-adik yang bisa dianggap sebagai saudara. Saling menopang, mendukung dalam pertumbuhan iman dan menolong dalam pelajaran juga.

Paling suka karena ada kakak-adik buku, ada tentiran dari kakak-kakak senior dan kakak senior yang selalu siap unuk ditanya. Ada teman-teman juga sebagai tempat berbagi (secara dulu merantau sendirian hehehe).

  • Ceritakan bagaimana pengalaman sama Tuhan yang paling berkesan dalam kakak menempuh pendidikan menjadi seorang Dokter?

Pengalaman yang paling berkesan dengan Tuhan selama pendidikan ada banyak, saya bisa mengenal Tuhan secara pribadi dan bertumbuh dalam Dia. Selama pendidikan saya belajar bahwa Tuhan itu Tuhan yang menyediakan segala sesuatunya, pemeliharaanNya yang terus nyata. Saya sempat tidak menyangka bakalan bisa lulus menjadi Dokter namun Dia membuat segala sesuatu menjadi indah dan dalam AnugrahNya saya bisa melalui pendidikan dan lulus menjadi Dokter.

Perjuangan yang cukup panjang dan di dalam pengharapan kepadaNya semua berakhir indah.

  • Tantangan yang dihadapi sebagai seorang Dokter di dunia kerja khususnya yang kakak alami dan bagaimana mengatasinya?

Tantangan selama menjadi dokter adalah terkadang mau bekerja optimal untuk pelayanan tetapi tidak didukung dengan kondisi sekitar, khususnya pihak-pihak yang berwenang. Apalagi sehari-hari saya bekerja di puskesmas. Saya rindu untuk mengembangkan pelayanan menjadi lebih baik supaya pasien-pasien tidak mesti dirujuk untuk kasus-kasus yang memang bisa dilayani di layanan primer. Tapi lagi-lagi laboratorium penunjang dan obat-obatan tidak pernah dipenuhi.

Sejauh ini menjalani tugas dan berdoa supaya pengambilan kebijakan lebih memperhatikan pengembangan layanan masyarakat.

  • Pesan kakak buat adik-adik PMKK dan alumni?

Pesan buat adik-adik PMKK, Carilah dahulu Kerajaan Allah maka semuanya akan ditambahkan padaMu (Matius 6:33). Selagi mahasiswa, pakailah waktu untuk mengenal Dia, hidup di dalam Dia. Karena profesi kita merupakan profesi yang sangat strategis untuk melayani orang dan menjadi berkat untuk banyak orang.

  • Motto hidup atau ayat favorit?

Hidup adalah Anugerah. Semua yang ada dalam hidupku adalah Anugrah Tuhan.