Filipi 1:12-24

Paulus menyadari bahwa setiap tarikan napasnya merupakan kesempatan untuk melayani dan memuliakan Allah. Jadi Paulus memakai hari-hari nya untuk melayani dan memuliakan Allah. Sampai saat dia menulis surat ini untuk jemaat Filipi, dia sedang di penjara karna Kristus.
Seperti Paulus, begitu pula kita sebaiknya memakai waktu yang ada untuk terus melayani dan memuliakan Tuhan. Supaya ketika waktu Nya datang, Tuhan panggil kita. Dia akan temukan kita sedang melayani Nya.

Mari berdoa supaya Tuhan mampukan kita untuk melayani Nya di setiap tarikan napas kita supaya setiap momen di sisa hidup kita menjadi berarti bagi kerajaan Nya.

Selamat pagi:))
Semangat beraktivitas:))
Tuhan memberkati

Matius 7:1-6

Seringkali kita dengan cepat menghakimi orang lain. Padahal disadari atau tidak kita juga melakukan hal yang sama. Seringkali kita ingin mengeluarkan ‘selumbar dari mata orang lain’ (artinya menghakimi), padahal ada ‘balok di mata kita’ (kekurangan yg tidak disadari yg dipakai menghakimi) yang sebaiknya kita keluarkan dahulu lalu akan lebih jelas melihat dan mengeluarkan ‘selumbar di mata orang lain’.
Tak satu pun dari kita sempurna. Namun, terkadang kita melupakan hal itu ketika kita begitu tergesa-gesa menghakimi orang lain. Kita semua sungguh membutuhkan anugerah Allah.

Mari berdoa supaya Tuhan menolong kita supaya lebih cepat menghibur dan menguatkan daripada menghakimi orang lain. Tuhan Yesus memberkati

Yeremia 29:11

Tuhan mengetahui rancangan” yang Ia buat untuk kita, dan itu adalah rancangan damai sejahtera. Janji ini menawarkan kemakmuran, pengharapan, dan masa depan yang penuh berkat. Banyak orang jaman ini cenderung berpikir hal-hal buruk di masa depan, dan ini harus diwaspadai. Karena pemikiran dan perasaan ‘insecure’ akan menjadi jalan masuk Iblis. Sering kita juga serakah dan terlalu ‘kepo’ akan masa depan, lalu kita mencari” ramalan (horoskop, shio, dsb). Padahal, masa depan itu milik Tuhan. Untuk bisa merasakan indahnya kasih dan perjumpaan dengan Tuhan, kita harus hidup di masa kini. Jadi, lebih banyak meluangkan waktu dengan Tuhan di masa kini, daripada memikirkan masa depan, maka Ia akan memenuhi jiwa kita dengan berkat dan hadirat-Nya.

Mazmur 37:7

“Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!”

Apakah saat ini kita sedang menanti? Apakah saat ini kita sedang mengharapkan sesuatu?
Hidup kita memang selalu dipenuhi dengan penantian dan pengharapan bahwa apa yang kita nanti akan terjadi sesuai dengan apa yang kita harapkan. Namun Tuhan mempunyai waktuNya dan PenundaanNya sendiri.
Ketika kita banyak sekali menantikan sesuatu sering kali kita mengeluh dan merasa frustasi karena yang kita nantikan tak kunjung datang, kegelisahan pun mengusai diri kita.
Akhirnya kita menjadikan doa kita sebagai sarana untuk selalu meminta apa yang kita harapkan dari Tuhan dan apa yang kita sedang nantikan, yang Tuhan mau adalah kita berdoa bukan sarana untuk sekadar meminta, melainkan sebagai sebuah kesempatan di mana kita bisa berbicara pada Tuhan, tinggal dalam Dia dan mendengar apa kehendak-Nya melalui firman Tuhan (Mazmur 37:7)

Percayalah dan teruslah berharap pada Tuhan, karena penantian akan sesuatu sesungguhnya mengajarkan kita untuk bertahan yaitu kesanggupan untuk mempercayai kasih dan kebaikan Allah, sekalipun apa yang terjadi tidak sesuai dengan keinginan kita (Mazmur 70:6)
Berdoalah padaNya agar masa penantian dan pengarapan kita dipenuhi dengan kegirangan dan sukacita dalam Dia melalui ucapan Syukur untuk kekuatan, penghiburan dan sukacita yang selalu baru dalam hidup kita

Selamat pagi Semua
Jangan lupa saat teduh
Tuhan Yesus memberkati 😇😇💕💕

Mazmur 13

♥️Dalam perikop ini, seakan-akan pemazmur ditinggalkan oleh Tuhan, seakan-akan Tuhan tak lagi berfirman kepada mereka. Pemazmur seperti kehilangan pegangan dan tuntunan hidup karna selama ini firman Tuhan yang menjadi pegangan dan tuntunan hidup mereka.
♥️Walaupun demikian, tapi pemazmur tidak menyangkal dan meninggalkan Allah. Pemazmur tetap percaya bahwa Allah akan melepaskannya.
♥️Penderitaan merupakan bagian hidup manusia. Ketika kita mengalaminya, hanya Tuhan yang mau mengerti isi hati dan keluh kesah kita. Di sinilah kita baru bisa semakin mengenal Allah dan membuat kita dapat berkata seperti pemazmur: “kepada kasih setia-Mu aku percaya”

Semangat pagi!!
Tetap percaya dan berpengharapan pada Nya yaaa (heart)😇