Perayaan Paskah PMKK-PRMK

Pada acara Paskah kali ini, kami dari panitia mengangkat tema “The Unfailing Love”. Mengapa panitia mengangkat tema itu? Karena kami dari panitia rindu dan terbeban untuk mengingatkan kembali akan cinta kasih Tuhan kita Yesus Kristus yang begitu luar biasa hebat dalam hidup kita. Dia yang mulia, tetapi Dia rela meninggalkan semua kemuliaan-Nya itu demi menunjukkan cinta-Nya yang begitu besar untuk kita. Ya, cinta-Nya yang tidak pernah salah dan cinta-Nya yang tidak pernah gagal buat setiap kita.

Setiap acara pasti memiliki pergumulan mulai dari awal persiapan sampai pada hari pelaksanaan, begitu pula dengan acara Paskah ini. Kami panitia memiliki beberapa pergumulan. Mungkin pergumulan yang paling sering kami temui adalah waktu. Kelihatannya memang sepele sih, tapi waktu yang membuat kami cukup sulit untuk berkomunikasi satu sama lain. Pergumulan waktu ini dikarenakan perbedaan jam kuliah dari setiap kami panitia. Selain itu, kami juga sempat memiliki pergumulan tentang tempat dan tanggal pelaksanaan. Ketika awal-awal persiapan sampai kira-kira H-2minggu acara, jujur kami masih bingung mengenai tempat pelaksanaannya karena sebelumnya kami sudah ditolah oleh sebuah gereja. Mungkin saat itu kami sempat sedih dan bingung harus kemana lagi. Tapi berkat bantuan dari segala pihak dan pastinya bantuan dari Tuhan Yesus, tempat dan tanggal pelaksanaan pun berhasil ditentukan dengan segala pertimbangannya. Baca lebih lanjut

Persekutuan Doa PKTB

  1. Halooo adik, mau nanya2 nih, apa sih PD PKTB itu?

Haloo kak . Jadi PD PKTB itu Persekutuan Doa khusus PKTB di semester ini Dept KTB mengadakan 3 kali PD PKTB. Kalau dulu kegiatan di PD PKTB hanya sharing antar PKTB mengenai pergumulan/kesulitan KTB mereka. Setelah dievaluasi lebih lanjut , sharing tersebut hanya sebatas sharing dan tidak ada tindak lanjutnya jadinya kami Dept KTB semester ini merubah kegiatan PD PKTB. PD PKTB kita mengundang pembicara untuk membahas tema-tema yang dibutuhkan PKTB dalam memenuhi kebutuhan rohani AKTBnya. Sebelum menentukan tema , kami dari Dept. KTB juga mempertimbangkan kondisi KTB sekarang serta meminta PKTB mengisi angket tema apa yang mereka butuhkan.

 

  1. Kira2 tema apa nih yg diangkat di PD kali ini? Dan mengapa tema itu yang di angkat?

Tema yang diangkat adalah Aku, Coass dan KTB. Tema ini kami angkat karena kami dari Dept KTB rindu agar PKTB sebelum memasuki dunia coass, mereka mampu mempersiapkan AKTBnya untuk lebih dewasa rohani selain itu agar saat menjalani dunia coass , PKTB tetap memegang komitmennya sebagai PKTB dan tetap memperhatikan HPDT AKTB.

ktb

 

  1. Apa sih harapan dari departemen KTB buat PD PKTB?

Harapannya agar PKTB sebelum memasuki dunia coass mampu membimbing AKTB dalam dewasa rohani dan tetap berkomitmen sebagai PKTB saat di dunia coass. Karena setelah Dept KTB mengevaluasi lebih lanjut , saat memasuki dunia coass para PKTB sudah mulai tidak aktif dalam membimbing AKTBnya, dikarenakan kesulitan mengatur waktu didunia coass.

 

  1. Apa juga harapan dari Dept. KTB buat KTB yang ada di FK?

Harapan Dept KTB buat KTB di FK agar Melalui KTB visi dan misi PMKK dapat terwujud sehingga kelak MKFK jadi garam dan terang di dunia kerja serta setiap KTB di FK UNDIP mengalami pertumbuhan serta dewasa rohani bukan hanya AKTB yang bertumbuh tetapi PKTB juga.

Sharing Internsip Alumni: Nikmati Perjalanan dengan Tuhan

Shallom. Saya Inneke Elysia Lavender, PMKK UNDIP angkatan 2008 lulus tahun 2014. Setelah lulus menjadi dokter Oktober 2014 lalu, mengikuti aturan yang ada saya wajib menjalani program internsip. Berharap ingin segera “bebas” saya mencoba mendaftar program tersebut secepatnya. Bulan November 2014 terlewati tanpa bisa mendaftar karena syarat-syarat berupa STR, Sertifikat Kompetensi belum keluar. Bulan Februari 2015, saya bersama saudara KTB saya, Naomi Ditya Sari mencoba mendaftar. Saya sengaja pergi ke Pati, ke rumah Naomi agar bisa login bersamaan, berharap bisa dapat wahana yang sama. Tapi bukan itu rencana Tuhan, Naomi berhasil login 10 menit awal dan berhasil masuk wahana di kabupaten Cirebon. Sedangkan saya baru bisa login 20 menit kemudian, pilihan yang tersisa hanya luar jawa, tidak diijinkan orangtua, akhirnya saya harus menunggu 3 bulan lagi. Baca lebih lanjut

Sharing Internsip Alumni: Tuhan Perencana yang Terbaik

Yeremia 29:11 “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”

Syalom kakak-kakak dan adik-adik semua, saya dr. Fransiska atau lebih sering dipanggil dr. Ncis, saya dari PMKK angkatan 2008, dan di sini saya rindu untuk berbagi sedikit pengalaman saya waktu internsip.
Jika seringkali kita mendengar orang berkata bahwa Tuhan Yesus itu selalu memiliki rencana yang indah dan terbaik bagi anak-anakNya, atau jika kita sering membaca ayat yang saya dapatkan di atas, maka itu benar adanya. Itulah sebenarnya secara garis besar yang saya alami dengan Tuhan ketika sedang internsip.
Jujur kita manusia bahkan saya sendiri pun waktu di awal mau memilih tidak ada bayangan mau internsip dimana, di awal justru ingin internsip di luar Jawa saja dengan alasan ingin jalan-jalan dan tanpa berpikir panjang untuk membawa di dalam doa. Namun saya ingat ketika beberapa bulan sebelumnya saya sempat ikut membantu di sebuah retreat pengurus PMKK dan di situlah awal Tuhan menegur saya. Untuk apakah saya internsip? Untuk kesenangan saya sendiri? Atau lewat situ saya bisa menjadi berkat? Lalu di mana saya harus melayani?  Baca lebih lanjut

Sharing Internsip Alumni: Allah Turut Bekerja

Syalom,

Saya Tika PMKK 08. Pada kesempatan ini saya ingin sharing sedikit tentang program internsip yang sedang saya jalani. Tak terasa satu tahun internsip sudah hampir selesai. Kini tinggal hitungan hari sampai akhirnya saya terjun ke masyarakat dengan tanggung jawab penuh. Terkadang masih teringat bagaimana dulu saya menyiapkan dan mencari informasi ke daerah yang saya prioritaskan untuk menjadi pilihan internsip selama satu tahun. Segala persiapan saya susun supaya bisa mendapatkan tempat pilihan saya. Hingga saat hari H saya diingatkan bahwa memang manusia bisa berencana tetapi Tuhan lah yang menentukan. Baca lebih lanjut